GAMBARAN PENYIMPANAN OBAT BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK X KABUPATEN SEMARANG

Elia Azani, Aditya Arya Dewantara

Abstract


Penyimpanan obat merupakan salah satu tahapan penting dalam pengelolaan perbekalan farmasi yang bertujuan untuk menjaga mutu, keamanan dan khasiat obat. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, penyimpanan harus dilakukan sesuai ketetntuan untuk mencegah kerusakan fisik dan kimia serta stabilitas obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sistem penyimpanan obat di Apotek X Kabupaten Semarang berdasarkan ketentuan dalam peraturan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling, yaitu seluruh 1.150 item obat yang tersedia di Apotek X Kabupaten Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan instrumen indikator penyimpanan obat yang meliputi penyimpanan berdasarkan alfabetis, bentuk sediaan, penerapan metode First Expired First Out (FEFO), obat kedaluwarsa, suhu, wadah asli, serta pencatatan kartu stok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan obat berdasarkan bentuk sediaan, pemisahan obat kedaluwarsa, penyimpanan dalam wadah asli, dan pencatatan kartu stok mencapai tingkat kesesuaian 100%. Penyimpanan sesuai suhu sebesar 99,6%, penyimpanan berdasarkan alfabetis sebesar 97,4%, penerapan FEFO sebesar 96,1%, dan penerapan FIFO sebesar 94,8%. Dapat disimpulkan bahwa penyimpanan obat di Apotek X Kabupaten Semarang secara umum telah memenuhi Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, dengan tingkat kesesuaian berkisar antara 94,8%–100%.


Keywords


penyimpanan obat; FEFO; suhu apotek

Full Text:

PDF

References


Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

Annex 7 Good Storage And Distribution Practices For Medical Products. 2020.

Tripujiati, I. & Pradina, S. Gambaran Kesesuaian Penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek X Kabupaten Probolinggo. Jurnal Farmamedika. 2026;11(1):79-84.

Ruliyandari, R., et. all. Analisis Penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian Apotek. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. 2026;4(1):26-40.

Marasabessy, N., Adiana, S., & Rochjana, A. U. H. Gambaran Penyimpanan Obat Di Apotek Quality Bekasi Berdasarkan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek. Indonesian Journal of Health Science. 2024;4(6):802-811.

Kustriyani, A. Gambaran Penyimpanan Obat Di Apotek “X” Kabupaten Banyuwangi Tahun 2022. Profesional Health Journal. 2023;4(2):213-221.

DwiDara, S., Rindarwati, A. Y., Fadillah, R. N., & Iskandar, Y. Evaluasi Sistem Penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian Pada Salah Satu Apotek Di Kota Bandung. Journal of Pharmaceutical and Sciences. 2023;6(1):301-306.

Purnama, I., Mursiany, A., Hartono, & Hartono, R. Evaluasi Penyimpanan Obat Dan Alat Kesehatan Di Apotek Rejeki Lestari. Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar. 2026;10(1):80-90.

HPRA. Guide To Control And Monitoring Of Storage And Transportation Temperature Conditions For Medicinal Products And Active Substances. 2020.

Pambudi, R. S. & Windiasari, F. P. Analisa Indikator Pengelolaan Penyimpanan Obat Di Apotek X Karanganyar. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product. 2024;7(2):135-140.

Saifuddin, R. A. M. & Mutmainah, N. Evaluasi Kesesuaian Penyimpanan Obat Di 4 Apotek Kabupaten Sukoharjo Tahun 2024. Journal of Pharmacy. 2024;3(3):317-326.




DOI: https://doi.org/10.36409/jika.v11i1.369

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.