PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KUESIONER PRA SKREENING PERKEMBANGAN (KPSP) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER DALAM PEMANTAUAN PERKEMBANGAN BALITA DI DESA PLOSOHARJO
Abstract
Masalah stunting (kerdil), masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang serius. Data dari SSGI menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2022 berada di angka 21,6% yang artinya angka ini masih tergolong tinggi dan berada di atas ambang batas yang ditetapkan WHO (<20%). Pengetahuan dan keterampilan kader terkait pemantauan perkembangan dengan KPSP masih kurang. Penelitian ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang KPSP. Jenis penelitian pre aksperimen dengan desain pre dan post tes without control group. Sampel melibatkan 30 peserta sebagai responden. Sesuai dengan hasil wilcoxon, diperoleh nilai Z=-4,919 (p=0,000) untuk variabel pengetahuan dan Z=-4,928 (p=0,000) untuk variabel keterampilan. Nilai p yang lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pemantauan perkembangan balita di Desa Plosoharjo.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Soetjiningsih & Ranuh, I.N.G. Tumbuh Kembang Anak Edisi 2. Jakarta : Buku Kedokteran EGC, 2016.
Notoatmodjo, S. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya. Jakarta : Rhineka Cipta, 2018.
Prasida, Maftuchah, and Mayangsari, “Pengaruh Penyuluhan Tentang KPSP Terhadap Pengetahuan Guru Di Paud Taman Belia Semarang,” Lemb. Penelit. dan Pengabdi. Kpd. Masy. Univ. Muhammadiyah Semarang, pp. 570–576, 2015, [Online]. Available: https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12 012010/article/view/1638.
Mustikasari, Dewi. Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan kader menggunakan KPSP di Desa Balung Kidul Kecamatan Balung Kabupaten Jember [skripsi]. Jember: Universitas Muhammadiyah Jember; 2016. 5-7 p.
Prasetyo, R.D. Pengaruh pelatihan sisbandu terhadap pengetahuan kader dalam penggunaan KMS di wilayah kerja Puskesmas Gedongtengen Kota Yogyakarta [skripsi]. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada; 2016. 06 p.
Nurfurqoni, Fuadah Ashri. Pengaruh modul skrining tumbuh kembang terhadap efektivitas skrining tumbuh kembang balita. Midwife journal. 2017. III(2)66-73: 06. Dale, Edgar. Audiovisual methods in teaching. New York: Holt Rinehart and Winston; 1969. 06 p.
Ekowati, D. Upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader tentang antropometri melalui pelatihan pengukuran antropometri [tesis]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah; 2015. 06 p.
Bloom, B. S. Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Longman. 1956.
Simpson, E. J. The classification of educational objectives in the psychomotor domain: The psychomotor domain. Gryphon House. 1972.
Lestari, D. A., Wulandari, S., & Handayani, N. Pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam pelaksanaan KPSP. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 2020;11(2):85–92. https://doi.org/10.32583/jikk.v11i2.745.
Rahmawati, D., & Kurniawan, H. Efektivitas pendidikan kesehatan berbasis praktik lapangan terhadap kemampuan kader posyandu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak. Jurnal Keperawatan Soedirman. 2019;14(1):12–19.
Sari, D. M., & Nurjanah, N. Pengaruh metode demonstrasi terhadap peningkatan keterampilan kader dalam pengisian KPSP di posyandu. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Indonesia. 2021;4(1):30–38.
Utami, F. R. Pemberdayaan kader melalui pendidikan kesehatan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini tumbuh kembang anak balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Sejahtera. 2022;3(2):45-52.
DOI: https://doi.org/10.36409/jika.v11i1.368
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.