PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN BANYUANYAR KABUPATEN
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Salah satu upaya pengendalian hipertensi secara nonfarmakologis adalah senam hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Kelurahan Banyuanyar Kabupaten Sampang. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-test and post-test control group design. Sampel berjumlah 28 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 14 responden menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan senam hipertensi sebanyak tiga kali dalam satu minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p=0,018 (<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai p=0,157 (>0,05). Senam hipertensi terbukti berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi sehingga dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Manuntung A. Terapi Perilaku Kognitif Pada Pasien Hipertensi. Malang: Wineka Media; 2019.
World Health Organization. Hypertension Fact Sheet. Geneva: WHO; 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta: Kemenkes RI; 2018.
Iqbal MF, Handayani S. Terapi Non Farmakologi pada Hipertensi. J Untuk Masy Sehat. 2022;6(1):41-51.
Tampubolon. Senam Hipertensi untuk Pengendalian Tekanan Darah. Jakarta: EGC; 2023.
Pedralli ML, Marschner RA, Kollet DP, Neto SG, Eibel B, Tanaka H, et al. Different exercise training modalities produce similar endothelial function improvements in individuals with prehypertension or hypertension: a randomized clinical trial. Exerc Sport Sci Rev. 2020;48(1):46–54.
World Health Organization. Guideline for the Pharmacological Treatment of Hypertension in Adults. Geneva: WHO; 2021.
Rescatello LS, et al. Exercise and Blood Pressure Regulation in Hypertension. J Cardiovasc Med. 2015;12(4):221-227.
Efliani D, Ramadia A, Hikmah N. Efektivitas Senam Hipertensi terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia di UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. Menara Medika. 2022;4(2):145-152.
Corso LML, Lemes IR, Hortenci CSM, Carvalho LB, Nadruz W, Muradas Neto S, et al. Effects of Aerobic Exercise on Blood Pressure in Adults with Hypertension: A Systematic Review and Meta-analysis of Randomized Controlled Trials. J Hypertens. 2022;40(2):200-209.
Rahmawati D, Setyowati E. Pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. J Keperawatan Indonesia. 2021;24(1):45-52.
Prasetyo A, Nugroho D, Lestari S. Effectiveness of hypertension exercise in reducing blood pressure among older adults with hypertension. Indonesian Nursing Journal. 2020;23(3):156-163.
Sari RP, Handayani F. The impact of hypertension exercise on blood pressure control among elderly patients. Jurnal Keperawatan Soedirman. 2019;14(2):87-94.
Wulandari N, Kusuma H, Putri DA. Hypertension exercise and blood pressure reduction among elderly patients with hypertension. NurseLine Journal. 2018;3(1):40-47.
DOI: https://doi.org/10.36409/jika.v11i1.366
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.