ANALISIS IMPLEMENTASI PERMENKES NO. 21 TAHUN 2021 DAN UU NO. 4 TAHUN 2024 DALAM PENDAMPINGAN IBU NIFAS RISIKO TINGGI DI KOTA SALATIGA
Abstract
Masa nifas merupakan periode kritis yang rentan terhadap terjadinya komplikasi, terutama pada ibu dengan riwayat kehamilan risiko tinggi. Pemerintah Indonesia telah menetapkan berbagai regulasi untuk menjamin pelayanan nifas yang komprehensif, namun implementasinya di tingkat pelayanan kesehatan perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi regulasi pemerintah terhadap keberhasilan pendampingan ibu nifas dengan riwayat kehamilan risiko tinggi di wilayah Dinas Kesehatan Kota Salatiga tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus mendalam. Informan terdiri atas satu bidan koordinator, 37 kader kesehatan, 37 ibu nifas dengan riwayat kehamilan risiko tinggi, 17 mahasiswa, dan 7 dosen pendamping. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 berjalan efektif melalui pemenuhan kunjungan nifas KF1–KF4 sebesar 100%, kolaborasi tenaga kesehatan dan kader, serta pendampingan berkelanjutan berbasis komunitas. Seluruh ibu nifas menunjukkan hasil klinis yang baik tanpa komplikasi medis maupun gangguan psikologis. Keberhasilan program didukung oleh sinergi tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan kepatuhan ibu nifas terhadap asuhan yang diberikan. Implementasi regulasi yang optimal berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan ibu nifas risiko tinggi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Lowdermilk, D. L., Perry, S. E., Cashion, M. C., Aldein, K. R., & Olshansky, E. F. Maternity and Women's Health Care (12th ed.). St. Louis: Elsevier; 2020.
Prawirohardjo, S. Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2020.
World Health Organization. WHO Recommendations on Maternal and Newborn Care for a Positive Postnatal Experience. Geneva: World Health Organization. 2022.
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Casey, B. M., & Spong, C. Y. Williams Obstetrics (25th ed.). New York: McGraw-Hill Education; 2018.
Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI. 2022.
Kemenkumham RI. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Sekretariat Negara. 2023.
Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Hamil, Masa Bersalin, Masa Nifas, dan Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Kemenkes RI. 2021.
Sandhi, S. I., Dewi, D. W. E., Setyaningsih, P., & Nani, S. A. Pemberdayaan Keluarga dan Penguatan Peran Kader dalam Identifikasi Resiko Tinggi Maternal dan Neonatal sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi di Desa Pucangrejo. Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat. 2025;6(2):83-92.
Fraser, D. M., & Cooper, M. A. Myles Textbook for Midwives (16th ed.). Edinburgh: Churchill Livingstone; 2019.
Dinas Kesehatan Kota Salatiga. Profil Kesehatan Kota Salatiga Tahun 2024 dan Rencana Strategis Operasional Pelayanan Maternal 2025. Salatiga: Dinas Kesehatan Kota Salatiga. 2025.
DOI: https://doi.org/10.36409/jika.v11i1.365
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.