UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAN N-HEKSAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera. Lamk) TERHADAP BAKTERI Streptococcus Mutans

Fajriah Apriliana, Jaka Seprianto Lepangkari, Novi Elisa

Abstract


Karies gigi atau gigi berlubang merupakan infeksi pada permukaan gigi yang disebabkan oleh mikroorganisme yaitu Streptococcus mutans yang bersifat asidogen yang dapat menghasilkan asam pada gigi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri Streptococcus mutans dengan menggunakan metode difusi cakram secara eksperimental menggunakan fraksi daun kelor (Moringa oleifera. Lamk).. Fraksi etil asetat dan n-heksan daun kelor (Moringa oleifera.L) dibuat dalam beberapa kelompok konsentrasi yaitu 2% dan 6% dengan clindamycin sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan daun kelor dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan zona hambat untuk fraksi etil asetat 2%(18,8 mm), 6%(19,1 mm), dan untuk fraksi n-heksan dengan zona hambat 2%(13,2 mm), 6%(16,6 mm) dengan daya hambat paling besar pada fraksi etil asetat konsentrasi 6%(19,1 mm).


Keywords


fraksi etil asetat; fraksi n-heksan; daun kelor; aktivitas antibakteri

Full Text:

PDF

References


Balitbangkes RI. Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes. 2018;156.

Nurrohman, E., Pantiwati, Y., Susetyarini, E., & Umami, E. K. Extract of Beluntas (Pluchea indica) as an Antibacterial Towards Streptococcus mutans ATCC 25175 Causes of Dental Carries. BIO- EDU. Jurnal Pendidikan Biologi. 2021;6(1):9–17.

Puri, A., Dhayanti, Y., Trisunuwati, P., Program, M., Pendidikan, S., & Hewan, D. (n.d.). Efek Antimikroba Ekstrak n-Heksana Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) terhadap Esherichia coli secara In Vitro.

Munira, M., & Nasir, M. Uji Kadar Hambat Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM) ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata) dari geothermal Ie Seum Aceh Besar terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan. 2023;4(2):179.

Rifkia, V. Pengaruh Variasi Suhu dan Waktu terhadap Rendemen dan Kadar Total Flavonoid pada Ekstraksi Daun Moringa oleifera Lam. dengan Metode Ultrasonik In Pharmaceutical Journal of Indonesia. 2020;17(02).

Salim, M., Sulistyaningrum, N., Isnawati, A., Sitorus, H., Ni, T., & Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Kesehatan Dasar Badan Litbang Kesehatan, P. (n.d.). Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Kulit Buah Duku (Lansium domesticum Corr) dari Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.

Lepangkari, J. S., Elisa, N., & Seran, I. C. Uji Aktivitas Antihipertensi Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia pinnata J.R. Forster & G. Forster) pada Tikus Jantan yang Diinduksi Angiotensin II dengan Parameter Blood Flow. Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan. 2023;6(1):65–72.

Saptowo, A., Supriningrum, R., Supomo, dan, & Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda, S. (n.d.). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Batang Sekilang (Embeliaborneensis Scheff) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis.

Yustisi, A. J., Rantisari, A., & Sadli, A. Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Polar Dan Non Polar Daun Kelor Tangkai Merah (Moringa Oleifera L.) Terhadap Propionibacterium Acnes. Inhealth: Indonesian Health Journal. 2022;1(1):11–21.




DOI: https://doi.org/10.36409/jika.v10i2.314

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.